Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Hansel and Gretel

Gambar
Hansel and Gretel Hard by a great forest dwelt a poor wood-cutter with his wife and his two children. The boy was called Hansel and the girl Gretel. He had little to bite and to break, and once, when great dearth fell on the land, he could no longer procure even daily bread.      Now when he thought over this by night in his bed, and tossed about in his anxiety. He groaned and said to his wife, "What is to become of us? How are we to feed our poor children, when we no longer have anything even for ourselves?"      "I'll tell you what, husband," answered the woman, "early tomorrow morning we will take the children out into the forest to where it is the thickest. There we will light a fire for them, and give each of them one more piece of bread, and then we will go to our work and leave them alone. They will not find the way home again, and we shall be rid of them."      "No, wife," said the man, "I will not do that. How ...

raspunzel

Razpunzel             There was once a couple who had long in vain wished for a child. At length the woman hoped that God was about to grant her desire. They had a little window at the back of their house from which a splendid garden could be seen, which was full of beautiful flowers and herbs. It was, however, surrounded by a high wall, and no one dared to go into it because it belonged to an enchantress, who had great power and was dreaded by all the world.               One day the woman was standing by this window and looking down into the garden, when she saw a bed which was planted with the most beautiful rampion - rapunzel, and it looked so fresh and green that she longed for it, and had the greatest desire to eat some.       This desire increased every day, and as she knew that she could not get any of it, she quite pined away, and began to look pale and miserable. Her husband was alarm...

kasih tak sampai

Gambar
Kasih tak Sampai Sore itu langit begitu cerah,secerah harapan seorang bpk yang menunggu kelahiran seorang bayi. “Jam berapa nek tanya bpk itu? “ Setengah lima jawab si nenek sambil sesekali terbatuk batuk. Waktu terus berputar semakin gelisah si bapak tersebut. Dan tiba waktunya dia melihat kebilik yang di tempati persalinan, ada istrinya ang terbaring lemah,sambil sesekali  menhela nafas berat. Ibu bidan sapto, dan mbah dukun muntik yang membantu persalinan. “ Kok dereng lahir buk kinging nopo “ tanya bapak kepada sang ibu bidan.        Dereng mas jawab bu bidan. Bu bidan minta terus menarik nafas lalu di keluarkan “ Ayo mbak sedikit lagi, udah mau keluar kepalaya.  Seraya bpak itu maju dan duduk di atas kepala sang istri sambil mebisikakan kata” nek gak iso normal digawa no rumah sakit,” dengan segenap tenaga sang istri memegang kepala sang bpk taddi lalu menarik nafas panjang dan di hrembuskan dengan sekuat tenaga. Tangan mereka memeg...

selamat tinggal si manis

Gambar
  Selamat tinggal   si manis Halo namaku Sofia Mutakamila, kalian bisa memanggilku dengan panggilan Sofi, Sofia atau Kamil itu terserah kalian. Tapi, aku lebih senang kalau dipanggil dengan panggilan Sofia. Aku punya seorang sahabat namanya Yumna, dia itu orangnya baik, pengertian dan sebagai tempat curhat. Pagi ini begitu cerah, saat ingin berangkat ke sekolah, seperti biasa Yumna datang pagi-pagi dan memanggilku, “Sofia pergi ke sekolah sekarang yuk!” teriak Yumna dari balik pagar. “Sofia!” teriak Yumna sekali lagi dengan suara lebih keras. “iya tunggu sebentar” jawabku sambil memakai sepatu, setelah selesai memakai sepatu aku langsung berlari keluar rumah, aku menaiki sepeda dan langsung bergegas pergi ke sekolah bersama Yumna Kriiing..!! Kriiing…!! Bel sekolah berbunyi kencang, itu bertanda pelajaran pertama akan segera di mulai. Aku dan Yumna bergegas berlari ke dalam kelas dan bersiap menerima ilmu matematika dari Pak Ammar. “assalamualaikum, anak-anak gim...